https://drive.google.com/folderview?id=1GKIGnH3aaexfAh_ihji26MXvAZZLr19V
Minggu, 11 April 2021
Minggu, 03 Januari 2021
Contoh "Makalah Statistika Kimia"
KATA
PENGANTAR
Assalamualaikum
wr.wb
syukur
kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat sertakarunia-Nya
kepada penulis sehingga Makalah Statistika Kimia ini dapat tersusun.
Dalam menyelesaikan makalah ini penulis mendapatkan
bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis
menyampaikan terima kasih banyak kepada mereka.
Penulis menyadari bahwa makalah ini
jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, segala kritik serta saran yang
membangun dari para pembaca akan penulis terima dengan senang hati sehingga
bisa menjadi sebuah pelajaran bagi penulis agar kelak penulis dapat membuat
dengan lebih baik lagi.
Semoga makalah ini memberikan manfaat bagi masyarakat
pada umumnya dan pada khususnya pembaca.
Wassalamualaikum wr.wb
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL............................................................................................. ...
KATA PENGANTAR........................................................................................... ... i
DAFTAR ISI......................................................................................................... ... ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 4
a. Latar
Belakang
b.
Rumusan Masalah
c. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN....................................................................................... ... 5
a. Statistik
dan Statistika
b. Data
Statistik dan Data Statistik Kimia
c. Teknik
Pengumpulan Data
BAB III PENUTUP............................................................................................... ... 21
a.
Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................ ... 22
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Data statistik mempunyai hubungan yang sangat erat.
Selain itu, keduanya juga mempunyai hubungan yang sangat erat dengan kehidupan
manusia sehari-hari, dengan bidang ilmu pengetahuan, baik yang eksakta, sosial,
ekonomi, bisnis dan lain-lain. Data dan statistik serta fungsi keduanya, banyak
memberikan kegunaan yang sangat tidak ternilai bagi manusia, bagi kita semua.
Dengan data, kita mengetahui gambaran perusahaan
sekarang, masalah apa yang sedang dihadapi, mengapa terjadi masalah-masalah
tersebut, serta bagaimana cara pemecahannya. Dengan data, kita dapat meramal
atau memperkirakan, apa yang kira-kira bakal terjadi di masa mendatang. Dengan
data, kita pun bisa membuat perencanaan, peramalan, mengontrol pelaksanaan,
mengevaluasi target apakah tercapai atau tidak, dan sebagainya. Dengan adanya
data, kita dapat banyak mengetahui tentang berbagai hal. Dengan data, kita bisa
mengambil keputusan-keputusan, kebijakan-kebijakan perusahaan, dan
sebagainya.Pendeknya, fungsi dan manfaat data sangat penting dan banyak sekali.
Sering kali, akan berbahaya jika kita mengambil kesimpulan dan keputusan tanpa
didukung oleh data.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan statistik ?
2. Apa yang dimaksud dengan statistika?
1.3 Tujuan
1. Memgetahui perbedaan statistic
dan statistika
2. Mengetahui perhitungan didalam
statistika
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Statistik dan Statistika
Statistik adalah kumpulan data atau fakta, angka
berupa bilangan kalimat dan gambar mengenai persoalan tertentu yang menyajikan
informasi dalam bentuk table diagram. Sedangkan, Statistika adalah ilmu
pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara mengumpulkan data mencatat,
menyajikan data, mengolah, dan menganalisis.
Istilah “statistik” juga sering
diberi pengertian sebagai kegiatan “perstatistikan” atau kegitan penstatistikan
dan metode yang mempelajari pengumpulan,
pengaturan, perhitungan, penggambaran, dan penganalisaan data, serta penarikan
kesimpulan yang valid berdasarkan penganalisaan yang dilakukan dan pembuatan
keputusan yang rasional, sehingga
kumpulan bahan keterangan
yang berupa angka itu
“dapat berbicara”atau dapat memberikan pengertian dan makna tertentu, Dan
diberi pengertian sebagai “ilmu statistik”. llmu statisitk tidak lain adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari dan mengembangkan secara ilmiah. Penggolongan Statistik berdasarkan fungsinya, statistik sebagai ilmu
pengetahuan dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu:
1.
Statistik deskriptif
Statistik deskriptif atau yang dikenal pula dengan
istilah deduktif, ialah statistik yang tingkat perkerjaanya mencakup cara-cara
menghimpun , menyusun atau mengatur, mengelolah, menyajikan dan menganalisis
data angka agar dapat memberikan gambaran teratur, ringkas, dan jelas mengenai
suatu gejala, peristiwa atau keadaan. Statistika Deskriptif hanya menggambarkan dan
menganalisis kelompok data yang diberikan tanpa penarikan kesimpulan mengenai
kelompok data yang lebih besar.
2.
Statistik inferensial
Statistik inferensial atau dengan
istilah statistik induktif, merupakan statistik
lanjutan atau statistik mendalam yaitu statistik yang menyediakan aturan atau cara yang dapat
dipergunakan sebagai alat dalam rangka menarik kesimpulan yang bersifat
umum,dari kesimpulan data yang telah di susun dan diolah. Dalam statistika
inferensial biasanya memasukan unsur peluang dalam menarik kesimpulannya.
Ciri Khas Stastisitik, Pada
dasar-nya statistik sebagai ilmu
pengetahuan memiliki tiga ciri khusus yaitu:
a.Statisitik selalu bekerja dengan angka atau bilangan
(dalam hal ini adalah data kuantitatif).
b. Statistik bersifat
objektif, Ini mengandung pengertian bahwa statistik selalu bekerja menurut
objeknya atau bekerja apa adanya.
c.Statistik bersifat universal, Ini mengandung
pengertian bahwa ruang lingkup atau ruang gerak dan bidang garapan statisitk
tidaklah sempit.
3.
Fungsi Dan Kegunaan
Statistik Dalam Dunia Pendidikan
Fungsi
yang dimiliki oleh statistik dalam dunia pendidikan adalah menjadi alat bantu,maka berlandasan pada
data eksak itu ia akan dapat:
a. Memperoleh gambaran baik gambaran secara khusus maupun
gambaran secara umum tentang suatu gejala, dan keadan suatu peristiwa.
b. Mengikuti perkembangan atau pasang surut mengenai gejala.
c. Melakukan pengujian.
d. Mengetahui.
e. Menyusun laporan yang berupa data kuantitatif dengan
teratur, ringkas, dan jelas.
f. Menarik kesimpulan secara logis, mengambil kesimpulan secara
tepat dan mantap.
2.2 Data Statistik dan Data
Statistika Kimia
Data adalah sejumlah informasi yang dapat
memberikan gambaran tentang suatu keadaan atau masalah, baik yang berupa
angka-angka (golongan) maupun yang berbentuk kategori, seperti, baik, buruk,
tinggi, rendah dan sebagainya. Dalam menarik suatu kesimpulan atau membuat sutu
keputusan seorang peneliti dalam bidang kimia dan lainnya memerlukan data yang
benar. Apabila data yang salah digunakan untuk membuat keputusan, keputusan
yang dihasilakan menjadi tidak tepat atau dengan istilah yang lain data yang
salah akan menyesatakan. Agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan
kerugian besar, data yang baik harus memenuhi beberapa persyaratan berikut ini:
1.Objektif
Data yang diperoleh dari hasil
penelitian harus menggambarkan keadaan sebenarnya. Misalnya apabila dalam
sebuah penelitian, jumlah zat A yang mengandung asam oksalat 60%, data yang akan diperoleh harus 60%.
2.Relevan
Data yang diperoleh harus
ada kaitannya dengan permaslahan yang akan diteliti. Misalnya kita ingin mengetahui penyebab hasil
penjualan barang menurun maka data yang dianggap relevan untuk dikumpulakan
adalah mutu barang, daya beli, pesaing, barang lain yang sejenis, harga barang, biaya advertensi,
dll.
3.Sesuai zaman (Up to
Date)
Data tidak boleh tertinggal
zaman (usang) sebab adanya perkembangan waktu dan teknologi menyebabkan suatu
kejadian dapta mengalami perubahan dengan cepat.
4.Representetif
Data
yang diperoleh dari hasil penelitian smapel harus memiliki atau menggambarkan keadaa populasinya.Misalnya kita ingin mengetahui minat peduli
lingkungan masyarata yang haru diteliti
siswa.SD, siswa SMP, siswa SMA, mahasiswa, dan umumnya.
5.Dapat dipercaya
Sumber data (narasumber)
harus diperoleh dari sumber yang tepat.Misalnya data tentang harga sayur
diambil dari tukang sayau, data tentang pencari diambil dari Depnaker, dan
sebagainya.
Statistik
dalam dunia pendidikan dapat dirasakan manfaatnya oleh para pemakai (seperti
peserta didik, mahasiswa, peneliti, dll) apabila banyak para menunjang
kelancaran tugas para “petugas” pendidikan tadi. Misalnya dipakai dalam
kegiatan evaluasi, statistic menjadi alat bantu untuk menganalisis dan
menyimpulakn data hasil evaluasi. Sebagai contoh, ketika para guru mengevaluasi
ketercapaian hasil pendidikan, biasaynya data yang terkumpul berbentuk data
kuantitatif sebelum diinterpretasikan menjadi data kualitatif.
Macam-macam data
Dalam menyelidiki suatu masalah
selalu diperlukan data. Data dapat diartikan sebagai keterangan yang diperlukan
untuk memecahkan suatu masalah. Berikut ini diberikan macam-macam data ditinjau
dari beberapa segi, Menurut Sifatnya,
a.Data Kualitatif
Data kualitatif adalah data yang tidak berbentuk angka.
Misalnya penjualan merosot, mutu barang naik, karyawan resah, harga daging
naik, dan sebagainya atau data yang berbentuk kategori atau
atribut.
Contoh
1:
Harga
emas hari ini, mengalami kenaikan.
Sebagian
dari produksi barang “A” pada perusahaan “x” rusak.
b. Data Kuantitatif
Data
kuantitatif ialah data yang berbentuk bilangan (angka).
Contoh
2:
Luas bangunan hotel itu 5700
Tinggi badan Sandy
mencapai 170 cm
Data kuantitatif dibagi
menjadi dua bagian yaitu, :
1.Data Diskrit
Data
diskrit adalah data yang diperoleh dengan cara menghitung atau membilang data yang diperoleh tidak mungkin berbentuk
pecahan.
Contoh 3:
Banyaknya kursi yang ada di ruangan ini ada 75 buah
Jumlah
siswa yang mengikuti mata kuliah ini mencapai 110 orang
2.Data Kontinu
Data
kontinu adalah data yang diperoleh dengan cara mengukur pada data ini, angka-angkanya merupakan deretan
angka yang sambung menyambung.
Contoh 4:
Panjang benda itu adalah 15 cm.
Jarak antara kota Bandung dengan kota Cirebon adalah
130 km
Menurut bentuk
angkanya, Ditinjau
dari segi angkanya,data statistik dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu:
1.Data tunggal,
Data tunggal ialah
data statistik yang masing-masing angka merupakan satu unit, dengan kata lain
data tungal adalah data statistik yang angka-angkanya tidak
dikelompok-kelompokan.
Contoh :
Data hasil nilai ulangan harian 10 orang siswa :
78, 80, 87, 68, 79, 85, 83, 91, 84, 76
Nilai tersebut angkanya merupakan satu unit,
masing-masing angka tersebut berdiri sendiri dan tidak dikelompokan
2.Data kelompokan
ialah data
statistik yang tiap-tiap unit terdiri dari kelompok angka.
Contoh
:
Data hasil nilai ulangan harian 10 siswa, tetapi angkanya
dikelompokkan misalnya :
|
Nilai
|
|
95-91 |
|
90-86 |
|
85-81 |
|
80-76 |
2.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data merupakan
teknik pengambilan sampel dari sebuah populasi yang menjadi sebuah objek
teliti.
Teknik pengambilan sampel atau
teknik sampling adalah suatu teknik atau cara mengambil sampel yang reprsentetif dari populasi. Pengambilan sampel
ini harus dilakukan sdemikian rupa sehingga diperoleh sampel yang benar-benar
berfungsi sebagai contoh atau dapat menggambarkan keadaan opulasi yang
sebenarnya.
Beberapa cara pengambilan
sampel penelitian yang lazim dilakukan adalah berikut ini:
a.Sensus
Cara
pengumpulan data, jika setiap anggota populasi diteliti satu persatu.Sensus
adalah pencatatan data secara menyeluruh (complete enumenation) terhadap elemen
yang menjadi objek penelitian, tanda perkecualian keuntungan menggunakan hasil
yang diperoleh merupakan nilai karateristik yang sebenarnya (true value) karena
sasaran penelitian mencakup keseluruhan objek yang berada dalam populasi.
Adapun
kelemahannya ialah, sensus merupakan cara pengumpulan data yang memakan waktu,
tenaga, biaya dan peralatan.
Contoh 7:
Misalkan
Kepala SMA “X” ingin mengetahui rata-rata tingi badan siswa-siswa di sekolahnya
yang berjumlah 600 orang. Apabila setiap siswa diukur tinggi badannya, kemudian
dicatat, maka cara pengumpulan data seperti ini dinamakan sensus.
b.Cara Random
Cara pengambilan sampel dengan
teknik random disebut dengan random sampling, dan sampel yang diperoleh disebut
sampel random. Teknik random sampling memungkinkan peneliti dapat mengambil
sampel secara objektif karena setiap unit dalam yang menjadi anggota populasi
mempunyai kesempatan yang sama utnuk dipilih menjadi anggota sampel.
Random yang digunakan dalam teknik ini bisa dalam bentuk undian, ordinal, dan randomisasi dari table
bilangan random.
Cara
undian dilakukan dengan memberikan nomor
pada unit sampling dalam populasi, kemudian dilakukan pengundian satu persatu
sampai diperoleh jumlah yang sesuai dengan ukuran sampel yang ditentukan.
Cara
ordinal dilakukan dengan membuat daftar
secara berurutan dari unit sampling yang pertama sampai yang terakhir, kemudian
diambik satu per satu dengan pola tetentu, misalnya diambil yang bernomor genap
atau yang bernomor ganjil atau mengguanakan kelipatan lima, sepulauh, lima
belas, dan sebagainya.
Sampling
ialah cara pengumpulan data dengan jalan mencatat atau meneliti sebagian kecil
saja dari seluruh element yang menjadi objek penelitian.
Contoh:
Apabila jumlah siswa yang
diukur tinggi badannya hanya 60 orang saja, dengan perincian:
Kelas I diambil 20 orang
siswa,
Kelas II diambil 20 orang
siswa,
Kelas III diambil 20 orang
siswa,
Maka cara pengumpulan data
seperti ini dinamakan sampling.
3.Cara strata
Penarikan secara strata ini terutama
ditujukan untu yang berkelompok (memiliki stratum), dengan tujuan agar anggota
populasi terpilih secara acak dan setiap kelompok yang ada paada populasi dapat
tewakili. Pada sampling itu, banyaknya sampel pada setiap strata itu sama.
Misalnya kiat akan meneliti
penugasan siswa terhadap matematika.
30.000 siswa disebuah kabupaten, yang terdiri dari 15.000 siswa SD,
10.000 siswa SMP, dan siswa SMA, samp[el yang dibuthkan misalnya 600 orang.
Perhitungan
sampelnya dapat dilakukan sebagai berikut:
Anggota sampel sebanyak 600 siswa
dari 30.000 siswa adalah 1/50. Maka untum siswa SD diambil 1/50 x 15.000= 300
siswa, untuk siswa SMP diambil 1/50 x 10.000 = 200 siswa, dan untuk siswa SMA
diambi 1/50 x 5.000= 100 siswa.
4.Cara Quota
Pengambialn data denga cara quota
(quota sampling) didasari pada pertimbanagan-pertimbangan tertentu dari
peneliti. Jika peneliti mengambil sampel dari suatu penelitian denga cara
menentukan sejumlah anggota sampel secara quantum atau jatah, tekni sampling
semacam itu disebut dengan quota sampling.
Langkah-langkah pengambilan sampel
adalah menetapkan besarnya jumlah sampel yang diperlukan, kemudian menetapaka
jumlah atau banyaknya jatah, maka jatah atau quantum itulah yang dijadikan
dasar untuk mengambil unit sampel yang diperlakan.
5.Cara sistematik
Cara sistematik hampir sama dengan
cara random, anmaun dilakuakan secara sistematik, yaitu mengikuti suatu pola
tertentu dari momor anggota polpulasi yang dipilih secara random, berdasarakan
jumlah sampel yang sudah ditetapakan sbelumnya.
Misalakan kiat menghendaki sebuah
sampel yang berukuran dari 60 ari sebuah populasi yang berukuaran 600. Setelah
setiap individu dari populasi diberi nomor urut 001 sampai 600, bagilah
individu out menjadi 60 kelompok (subpopulasi), yang setaiap kelompoknya trdiri
dari 10 individu. Subpopulasi pertama beris individu bernomor 001 sampai dengan
010, subpopulasi kedua berisi individu bernomor 011 sampai dengan 020, dan
seterusnya sampai subpopulasi yang ke-60 berisi individu yang bernomor 591
sampai dengan 600.
Prinsip Pengumpulan Data
Statistik
Prinsip umum yang harus dipegang
oleh siapa saja yang bermaksud menghimpun data statistik ialah “ dengan waktu, tenaga, biaya dan alat
yang sehemat mungkin, dapatmenghimpun data yng lengkap, tepat dan dapat dipercaya.
a.Lengkap Datanya
“Lengkap” di sini mengandung pengertian bahwa volume data
sebagaimana yang direncanakan, dapat dicapai dengan sebaik-baiknya; tidak ada
dat atercecer atau terlupakan untuk dihimpun sehingga mengakibatkan kesulitan
dalam pnganalisisannya. Sudah tentu agar hal
tersebut dapat dic
b.Tepatnya Data
Yakni tepat dalam hal :
1.Jenis atau macam datanya,pai dengan sebaik-baiknya,
diperlukan adana perencanaan yang tuntas.
2.Waktu pengumpulannya,
3.Kegunaan sesuai dengan tujuan pengumpulan data,
4.Alat atau instrumen
untuk menghimpun data.
c.Kebenaran Data yang
Dihimpun
Di samping data itu merupakan dat
yang benar, juga merupakan data yang bersumber dari pihak yang memeng
berkompeten untuk dimintai datanya. Jika tidak, kesimpulan yang akan ditarik
dengan mendasarkan diri pada data tersebut, akan menjadi jauh menyimpang dari
keadaan yang sebenarnya atau kurang sesuai dengan kenyataan yang ada.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Data adalah bentuk
jamak dari datum. Data merupakan keterangan-keterangan tentang suatu hal, dapat
berupa suatu yang diketahui atau yang dianggap atau anggapan. Atau suatu fakta
yang digambarkan lewat angka, simbol, dan lain-lain. Data juga terdiri atas
berbagai jenis. Jenis data secara garis besarnya dapat dibagi atas dua macam,
yaitu data dikotomi/ diskrit dan data kontinum.
Statistik adalah
kumpulan data atau fakta, angka berupa bilangan kalimat dan gambar mengenai
persoalan tertentu yang menyajikan informasi dalam bentuk table diagram.
Sedangkan, Statistika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara
mengumpulkan data mencatat, menyajikan data, mengolah, dan menganalisis. Tingkatan data jika diurutkan dari yang terendah ke
yang tertinggi, yaitu data nominal, data ordinal, data interval, dan data
rasio.
DAFTAR PUSTAKA
Hasan,
Iqbal. 2010. Analisis Data Penelitian
Dengan Statistika. Jakarta: PT Bumi Aksara
Herryanto, Narr &Akib Hamid. 2007. Statika dasar. Jakarta:Universitas
Terbuka
http://tp.jurnal.unesa.ac.id/info/2/jurnal -tp
diakses tgl 24 Sepetember 2013
http://www.emkalah
.com/2013/01/statiska-pendidikan.html?m=1 diakses pada tgl 22 Seeptember 2013
Sudijono,
Anas. 2010. Pengantar Statistik
Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers
Sudijono, Anas.2008. Pengantar Statiska Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Supranto,
Johanes. 2008. Statistika : Teori Dan
Aplikasi, jilid 1, Edisi Ketujuh. Jakarta: PT Erlangga
Usman, Husaini dan R. Purnomo Setiady Akbar. 2011. Pengantar Statistika. Jakarta : Bumi
Aksara
Profil suatu rx, bedasarkan diagram energi
https://drive.google.com/folderview?id=1GKIGnH3aaexfAh_ihji26MXvAZZLr19V
-
https://drive.google.com/folderview?id=1ObUtIfBcg9xF_u9VLc53q-ZoLSvd9Zpx
-
https://drive.google.com/folderview?id=1GKIGnH3aaexfAh_ihji26MXvAZZLr19V